Postingan

Qadha dan Fidyah Puasa

MENGQADHA PUASA YANG DITINGGALKAN SELAMA BERTAHUN-TAHUN, WAJIBKAH MEMBAYAR FIDYAH? Bagi orang yang tidak melaksanakan puasa selama bertahun-tahun tanpa ‘udzur (halangan) padahal ada kemampuan dan kesempatan untuk melakukannya, wajibkah ia mengqadha disertai membayar fidyah?. Inilah pendapat tiga madzhab fikih berkaitan dengannya. Tulisan ini adalah terjemahan bebas dari soal-jawab Amir Hizbut Tahrir al ‘âlim al jalîl as-Syaikh ‘Atha Ibn Khalil Abu Rasytah di facebook. Semoga Allah senantiasa menjaga beliau. Semoga bermanfaat Belajar menerjemah: Wahyudi Ibnu Yusuf Banjarmasin, 9 Ramadhan 1440 H

HADIAH YANG INDAH DARI ALLAH

Khutbah Jum’at 1440 H Ramadhan, Hadiah yang Indah dari Allah Penyusun: Wahyudi Ibnu Yusuf اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ اَلْحَمْدُ للهِ جَعَلَ رَمَضَانَ شَهْرًا مُبَارَكًا، وَفَرَضَ عَلَيْنَا الصِّيَامَ لِأَجْلِ التَّقْوٰى. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ . اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مَحَمَّدِ نِالْمُجْتَبٰى، وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَهْلِ التُّقٰى وَالْوَفٰى . أَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى. فَقَالَ اللهُ تَعَالٰى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ : أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ يَاۤأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءٰمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ Ma`âsyiral Muslimîn jamaah shalat Jumat rahimakumullâh ,  Apa perasaan jama’ah jika mend...

KEKUASAAN ADALAH KEHINAAN, PENYESALAN DAN SIKSAAN DI HARI KIAMAT

KEKUASAAN ADALAH KEHINAAN, PENYESALAN DAN SIKSAAN DI HARI KIAMAT Saat seorang sahabat mulia yang bernama Abu Dzar al-Ghifari meminta suatu jabatan kepada Rasulullah Saw, beliau menjawab: إِنَّهَا أَمَانَةٌ وَخِزْيٌ وَنَدَامَةٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَّا مَنْ أَخَذَهَا بِحَقِّهَا وَأَدَّى الَّذِي عَلَيْهِ فِيهَا "Sungguh, jabatan (kekuasaan) adalah amanah, kehinaan dan penyesalan pada hari kiamat kecuali bagi orang yang mengambil sesuai dengan haknya, lalu menunaikan apa yang ada padanya."   (HR. Ahmad no. 20. 536)

Gratifikasi Dalam Islam

Konsep Gratifikasi dalam Kitab Nihayah Az-Zain Karya Syaikh Nawawi al Bantani A.        Pendahuluan Syaikh Nawawi al Bantani di antara ulama’ Nusantara yang memiliki kemasyhuran, tidak saja ditingkat nasional tapi juga internasional. Beliau adalah fenomena besar dalam dunia penulisan kitab kuning yang amat (bahkan paling) dikenal di dunia pesantren di Indonesia. Sebagaimana tokoh atau ulama lain ketenaran Syeikh Nawawi al-Bantani tidak mungkin dapat mengemuka tanpa melalui buah karya yang dihasilkan dari pemikirannya. Di samping itu karena kharismanya yang begitu tinggi dan didukung dengan kemulyaan pribadi yang tinggi membuatnya di kemudian hari dikenang orang lain lalu diabadikan dalam sejarah yang tersebar di kalangan masyarakat. Puluhan bahkan ratusan kitab yang mengkaji tentang berbagai cabang keilmuan Islam telah dihasilkan oleh ulama asal Banten ini pada abad ke-19. Dan sampai sekarang kitab-kitab tersebut masih dipelajari oleh generasi ...

Pesan Nabi Saw Untuk Calon Pemilih

PESAN NABI SAW UNTUK CALON PEMILIH Di antara kebiasaan Nabi Saw adalah memberi nasihat kepada sahabat-sahabatnya. Di antara sahabat Nabi yang mendapat nasihat khusus dari beliau adalah Ka’ab bin ‘Ujrah. Meski jika kita renungkan sejatinya nasihat ini lebih pantas untuk kita, karena Ka’ab bin ‘Ujrah tidak pernah menemui masa yang Nabi Saw sebutkan. Kitalah yang lebih pantas merenungkan dan mengamalkannya. Untuk tidak membenarkan,  membantu dan memilih pemimpin pendusta dan zhalim. Ka’ab bin ‘Ujrah berkata: “Rasulullah Saw bersabda kepadaku” أُعِيذُكَ بِاللَّهِ يَا كَعْبَ بْنَ عُجْرَةَ مِنْ أُمَرَاءَ يَكُونُونَ مِنْ بَعْدِي فَمَنْ غَشِيَ أَبْوَابَهُمْ فَصَدَّقَهُمْ فِي كَذِبِهِمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَلَيْسَ مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُ وَلَا يَرِدُ عَلَيَّ الْحَوْضَ وَمَنْ غَشِيَ أَبْوَابَهُمْ أَوْ لَمْ يَغْشَ فَلَمْ يُصَدِّقْهُمْ فِي كَذِبِهِمْ وَلَمْ يُعِنْهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَهُوَ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ وَسَيَرِدُ عَلَيَّ الْحَوْضَ "Wahai Ka'ab, saya memohon perli...

Peran Ushul Fiqih bagi Fikih Kontemporer

PERANAN USHUL FIQIH DALAM MENJAWAB PERSOALAN KONTEMPORER YANG BERSIFAT DINAMIS Oleh: Wahyudi Ibnu Yusuf A.      Pendahuluan Islam sebagai agama yang Allah Ta’ala turunkan   untuk mengatur semua jenis interaksi manusia. Baik dimensi interaksi manusia dengan Tuhannya (akidah dan ibadah), dengan dirinya sendiri (akhlak) dan orang lain (muamalah dan ‘uqubat). Islam memberikan sejumlah perangkat sistem kehidupan (nizhâm al hâyah) untuk mengatur interaksi tersebut . Islam juga datang untuk menjawab dan memberikan solusi terhadap semua persoalan manusia sebagai akibat dari interaksi tersebut, khususnya interaksi sesama manusia. Sebagaimana karakter ayat-ayat al Quran yang turun berangsur-angsur untuk menjawab persoalan yang muncul saat itu. Tidaklah setiap persoalan kecuali Allah dan Rasul-Nya telah berikan jawabannya. (QS. An. Nahl: 89). Ketika manusia (baik muslim maupun non musilm) menyandarkan atau mengembalikan setiap persoalan hidup dan kehidupannya ...

HADITS-HADITS NABAWIYAH DAN PENJELASAN ULAMA YANG MEMBUNGKAM SIAPAPUN YANG MENOLAK WAJIBNYA MENEGAKKAN KHILAFAH

HADITS-HADITS NABAWIYAH DAN PENJELASAN ULAMA YANG MEMBUNGKAM SIAPAPUN YANG MENOLAK WAJIBNYA MENEGAKKAN KHILAFAH Pendahuluan Agama dan kekuasaan adalah dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Hujjatul Islam Imam Ghazali mengibaratkan bagai dua saudara kembar, beliau menyatakan: الدين والسلطان توأمان... الدين أس والسلطان حارس وما لا أس له فمهدوم وما لا حارس له فضائع “Agama dan kekuasaan bagaikan saudara kembar… Agama adalah asas dan kekuasaan adalah penjaganya. Apa saja yang tak ada asasnya akan hancur, dan apa saja yang tak ada   penjaganya akan lenyap [1] .” Kekuasaan di bidang politik adalah negara atau dalam bahasa arab diistilahkan dengan ad-daulah. Negara merupakan institusi politik yang dibentuk atas kesepakatan bersama untuk mewujudkan tujuan bersama dibentuknya sebuah negara. Mengutip definisi yang dirumuskan Prof. Miriam Budiardjo, negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatny...