Postingan

CARA DUDUK TASYAHUD AKHIR MENURUT 4 MADZHAB

CARA DUDUK TASYAHUD AKHIR MENURUT 4 MADZHAB Pernah melihat orang yang shalat ketika tasyahud akhirnya seperti tasyahud awwal? Merasa janggal? Ternyata ini adalah perkara yang masuk kategori ikhtilaf di antara madzhab-madzhab fikih dalam Islam. Jadi, tetap toleran dan menghargai perbedaan. Berikut rinciannya. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.

Puasa Daud, Sebaik-baiknya Puasa Sumber: https://muslim.or.id/17877Puasa Daud Sebaik-baik Puasa Sunnah

Puasa Daud berarti sehari berpuasa, keesokan harinya tidak berpuasa, dan berpuasa lagi besoknya. Ini adalah sebaik-baik puasa dan derajat puasa yang paling tinggi. Puasa Daud adalah puasa yang paling disukai oleh Allah. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya, أَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَكَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ ،  وَيَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا “ Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya .” (HR. Bukhari no. 1131).

Bacaan Salam Shalat

Imam membaca “salamu alaikum warahmatullah” (seharusnya dibaca as-salamu….), apakah sah shalatnya? Redaksi salam dalam shalat, paling singkat adalah “as-salamu ‘alaikum”. Jika tidak membaca satu huruf saja dari huruf-huruf dalam salam ini maka salamnya tidak sah . (al mu’tamad fil fiqh asy syafi’I 1/300). Misalkan membaca “salamu ‘alaikum”(pent).

BATASAN BID’AH

BATASAN BID’AH Bid’ah adalah setiap perbuatan yang tidak ada ketentuan syari’at ( kullu fi’lin lam ya’ti asy-syar’u bihi),   atau setiap perbuatan yang menyelisihi syari’at. Dasarnya adalah sabda Rasul saw: كل امر ليس عليه امرنا فهو رد Setiap perkara tidak berdasar pada apa yang kami perintahkan maka ia tertolak (HR. Bukhari dan Muslim)

URGENSI BAHASA ARAB DALAM ILMU TAFSIR

URGENSI BAHASA ARAB DALAM ILMU TAFSIR أولا: علوم اللغة العربية: هذا من أولى الضرورات التي يجب أن يتحلى بها كلّ قاصد لتفسير كتاب الله، الذي من أهم صفاته أنه بِلِسانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ [الشعراء: 195] قُرْآناً عَرَبِيًّا [يوسف: 2]. لذا قال الإمام مجاهد - شيخ المفسرين التابعين: «لا يحلّ لأحد يؤمن بالله وباليوم الآخر أن يتكلم في كتاب الله إذا لم يكن عالما بلغات العرب». وقال الإمام مالك بن أنس رضي الله عنه: (لا أوتى برجل غير عالم بلغة العرب يفسر كتاب الله إلّا جعلته نكالا) (1). ومن أهم علوم اللغة العربية: أ- علوم النحو: يتغير معنى الكلام حسب موقعه الإعرابي، فينتقل المعنى من الكفر إلى الإيمان، ومن الإيمان إلى الكفر بتغير حركة الإعراب فيه، وهذا معنى ما أخرجه أبو عبيد عن __________ الحسن: أنه سئل عن الرجل يتعلم العربية يلتمس بها حسن النطق ويقيم بها قراءته، قال: (حسن فتعلمها، فإن الرجل يقرأ الآية فيعيى بوجهها فيهلك فيها) (1). والقرآن الكريم قد نزل بأفصح لغات العرب، وكلام الله تعالى، حاكم ومهيمن، على القواعد العربية، فعلامات الإعراب وقواعده مستنبطة من لسان العرب، وق...

BERWISATA KE TEMPAT IBADAH NON MUSLIM

HUKUM BERWISATA KE TEMPAT IBADAH NON MUSLIM Wahyudi Ibnu Yusuf Tempat ibadah non muslim seperti gereja, pura, vihara dan sebagainya   yang dimaksud disini adalah yang masih difungsikan untuk beribadah. Mengenai fakta berwisata di tempat Ibadah non muslim setidaknya terjadi dalam dua kondisi, memasukinya dan tidak memasukinya (hanya di halaman atau sekitarnya). Dalam kesempatan ini kami hanya fokus mengenai hukum memasukinya.  Hukum memasuki tempat Ibadah non muslim, para ahli fikih terbagi menjadi lima pendapat, yaitu: 1.      Haram jika di dalamnya terdapat patung atau lukisan makhluk hidup. Ini adalah pendapat Imam Ibnu Hajar al Haitami, ar Ramli,dan ulama madzhab Syafi’i. 2.      Haram memasukinya secara mutlak. Baik terdapat patung ataukah tidak. Ini adalah pendapat Imam Ibnu Najim, ulama madzhab Hanafi 3.      Makruh secara mutlak. Ini adalah pendapat ulama madzhab Hanbali 4.   ...

Kisah Seekor Kucing dan Secuil Harta Dunia

KISAH SEEKOR KUCING DAN SECUIL HARTA DUNIA Wahyudi Abu Syamil Zainul Umam Kami memelihara seekor kucing jantan yang sangat agresif. Tak jarang ia menjatuhkan piring untuk mencari makanan yang dapat disantap. Saking agresifnya kadang kami ‘menganjurkan’ dia agar ikut kajian adab setiap hari selasa di rumah kami. Di antara kebiasaan kami adalah memberinya makan dengan sisa tulang dan kepala ikan yang dicampur dengan nasi. Hanya saja karena agresifnya kadang kucing kami ini tidak sabar menunggu jatahnya. Maka terpaksa kami memakai jurus ampuh yaitu ‘mencubitkan’ sedikit ekor ikan untuk memancing kucing kami tersebut agar mau keluar rumah. Lalu pintu dan jendela kami tutup semua. Efektif. Bahkan setiap kali kami akan bersantap cara ini selalu ampuh untuk dimainkan. Kucing itu mengejar secuil ekor ikan dan rela meninggalkan seekor atau beberapa ekor ikan yang terhidang di meja makan.